Minggu, 18 Agustus 2013

My first day





my first day on "mtcn"
I don't know what should i do
I don't know the way to make them become the best
nafsu ku berkata, pergi saja...
nafsu yang lain berkata, bertahanlah...
many people say that i can
but...., o God....
hhhuuuffttt....


Minggu, 11 Agustus 2013

Inspiring Boy... :)

Ap kabar sobat? Bagaimana kabar iman di penghujung ramadhan ini? Semoga semangat untk terus memperbaiki diri tetap terjaga...

Saya mau cerita ne...

Kemaren (3 agustus) saya menjadi panitia lomba di daerah saya. Ada lomba tilawah alquran, lomba tahfidz, dan lomba cerdas cermat. Persiapan kami (panitia) sangat singkat, hanya 1 minggu. Di awal kami cukup pesimis untk melaksanakan lomba ini. Bahkan di hari terakhir pendaftaran pun, peserta yg terdaftar sangat minim, bahkan masih ada lomba yg blm ada pesertanya. Keraguan semakin kuat saat itu... tapi bismillah... lomba ini harus ttp trlaksana.... dan ternyata Allah menunjukkan kuasaNya. Dari target 50 peserta, Allah menghadirkan lebih dr 50 peserta.... Allahu Akbar....

Sahabat, ad satu hal yg membuat saya merasa terharu. Ketika saya sedang menyambut peserta yg datang, saya melihat seorang peserta berseragam sekolah sdg dituntun oleh temannya. Kamu tau kenapa dia dituntun...?? Dia seorang tuna netra, sahabat.. Subhanallah... Sebut saja namanya Andi. Walau andi ini memiliki keterbatasan, namun dia tetap sekolah dan bukan di sekolah khusus. Luar biasa... Temannya menuliskan nama Andi pada form registrasi lomba tilawah alquran. Tapi sayangnya saya tidak bisa melihat penampilan Andi karena saya bertugas di lomba cerdas cermat.

Teman saya bilang bahwa penampilan Andi sangat bagus. Dia berhasil membuat para juri menangis... dan seisi ruangan menjadi terharu... Andi tilawah dengan menggunakan alquran braille. Merinding saya mendengarnya...

Ketika saat pengumuman pemenang tiba, ternyata Andi mendapatkan juara ke 2 tilawah Alquran. Subhanallah... Dengan wajah tersenyum Andi diantarkan temannya maju ke depan untuk mendapatkan hadiah.... :) senanganya melihat Andi bisa menerima hadiah... ;)

Dan ada satu hal lg yg membuat saya tak kalah terkejut. Ketika dibacakan juara pertama lomba tahfidz, yg maju adalah seorang anak laki2 yg saya agak aneh melihat bahasa tubuhnya. Tidak tampak seperti org normal biasanya. Ya, trnyata sang juara ini pun memiliki keterbatasan secara fisik. Sungguh terharu melihat rona bahagia di wajahnya, senyumnya tak pernah lepas... :)

Subhanallah, Allahu Akbar...

Inspiring boys...

Mereka berhasil menginspirasi kami (panitia), para juri, dan para peserta yg lain tentunya. Dibalik keterbatasannya, Allah mengkaruniakan kelebihan yg luar biasa.

Ya Rabb...., sungguh malu diri ini...

Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yg kamu dustakan...???

Sukabumi, 4 Agustus 2013

Senin, 29 Juli 2013

Starting The New Life


It's just a matter of time...
Beberapa tahun yang lalu,saya berperan sebagai peserta. Kini, saya berperan sebagai pelaksana. Bahkan kewajiban saya lebih banyak. Sungguh, ini terlalu berat bagi saya. Tapi kembali saya berfikir bahwa ini adalah takdir saya yang telah Allah tentukan. Maka, tidak mungkin jika Allah tidak memampukan saya. Berpindah dari takdir satu ke takdir yang baru sekarang ini. Saya keluar dari zona nyaman saya. Memang banyak pengorbanan yang perlu di kerahkan. Waktu, tenaga, pikiran, materi, bahkan perasaan, pun air mata. Kembali saya yakin, bahwa tak ada beban tanpa pundak.
Cukuplah Allah sebagai penolong dan pelindung bagi saya. Saya yakin, bukan tanpa rencana Allah menempatkan saya disini.

Jika ini bisa mendekatkan saya padaMu, saya ridho Ya Rabb
Jika ini bisa menjaga keimanan saya, saya ikhlas Ya Rabb
Jika ini bisa menjadikan saya lebih baik, saya menerimanya Ya Rabb
Cukuplah Engkau bagiku....

Oleh : Elsa Dwi Juliana

Kamis, 25 Juli 2013

Live Maker

Tulisan ini saya buat beberapa minggu lalu. Semoga bisa bermanfaat dan menginspirasi... selamat membaca...

Sobat, bagaimana kabar iman hari ini…??? Semoga Allah senantiasa menjaga hati2 kita… 

Tiga hari kemarin saya dapet kesempatan untuk belajar full day tentang satu tema. Klo biasanya saya menjadi tim pelaksana, kali ini saya yang jadi peserta….^^ Yaa….itung2 mengisi waktu luang sebelum jadwal harian saya yang akan segera terisi penuh setiap harinya di bulan Juli nanti,,, (eeeaaa……, insyaallah…).

Menjadi alumni mahasiswa (red: pengacara ^^) memang mengasyikkan. Mungkin di awal sempat agak stress, tapi ketika kita (kita…..???) bisa memanfaatkn waktu, maka hari2 itu akan sangat istimewa. Bayangkan saja, kita bisa melakukan apapun yang kita inginkan. Berbakti kepada orang tua, full. Disuruh inilah, itulah…., kerjain ini, kerjain ono, nikmati saja…. Mumpung di rumah. Klo ada kegiatan yang belum sempat dilakukan ketika menjadi mahasiswa, maka setelah menjabat sebagai alumni, kegiatan itu bisa kita lakukan. Menghadiri seminar misalnya, SKSD sama tetangga, bisnis, atau mungkin hanya sekedar jalan-jalan…. Mengasyikkan bukan…?! :D Uupsss…, ko malah curhat ya…. hhee… :D

Well, saya mau berbagi sedikit mengenai salah satu materi yang menurut saya materi yang satu ini adalah materi paling menarik diantara semua materi yang juga menarik lainnya. Menerima materi ini saya merasa semangat kembali hadir, mimpi2 saya kembali terpampang nyata di hadapan saya setelah beberapa waktu yang lalu mimpi itu sempat bersembunyi atau agak ‘gengsi’ untuk muncul kembali… Semoga apa yang saya tangkap tidak melenceng dari jalur… hhee… Penasaran tentang apa materinya….???? Lets prepare our empty glass…. This is it……. “LIVE MAKER”

“Kehidupan ini hanya boleh dinikmati dan dimiliki oleh mereka yang membuatnya”
“Orang yang membuat kehidupan tidak sama dengan orang yang numpang hidup”

Hhmmmm…., apa yang terbesit dalam pikiran kita ketika membaca dua kalimat di atas….???

Next, mana yang lebih kita sukai diantara dua pertanyaan di bawah ini..?
“Who are you…?”
“What have you done….?”

Sobat, kelak di akhirat nanti diceritakan ada tiga golongan orang yang Allah bertanya kepada mereka. Tiga golongan itu adalah para pejuang, para dermawan, dan para guru. Kepada ketiga golongan itu Allah mengatakan bahwa mereka tidak layak masuk surga. Karuan saja mereka mengelak karena mereka merasa telah memberikan kontribusi terbaik. Para pejuang bertanya kepada Allah kenapa mereka tidak bisa masuk surga padahal mereka telah berjuang dengan susah payah. Begitupun dengan para dermawan, mereka merasa layak masuk surga karena mereka telah menginfakkan hartanya yang banyak itu. Hal yang serupa ditanyakan oleh para guru, karena mereka merasa telah mengamalkan ilmu yang mereka miliki kepada anak didiknya. Namun apa jawaban Allah….? Allah mengatakan bahwa mereka melakukan itu bukan karena Allah, tapi mereka melakukan itu hanya karena ingin dianggap hebat oleh manusia, ingin dianggap dermawan di mata manusia, ingin dianggap baik di hadapan manusia.

“Barang siapa yang beramal sholeh baik laki-laki maupun perempuan dan ia beriman, maka Kami hidupkan ia dengan kehidupan yang lebih baik dan Kami akan membalas mereka dengan memberikan pahala yang lebih dari apa yang telah mereka kerjakan.” (An nahl : 97)

Sobat…, kita mau menjadi apa, itu adalah hak Allah. Tapi apa yang bisa kita kerjakan , itu adalah bagian kita.

Pernahkah kita bertanya kepada diri kita sendiri mengenai hal yang sangat sederhana.
“Kenapa ya Allah melahirkan saya ke dunia…?”,
“kenapa ya Allah melahirkan saya di keluarga yang kondisinya seperti ini?”,
“kenapa ya saya dilahirkan di negara yang namanya Indonesia….?”.
ketika pertanyaan itu muncul, maka sesungguhnya kita sedang menyusun misi hidup kita.

Jika saat ini kita adalah seorang anak dari ke dua orang tua kita, jika saat ini kita adalah bagian dari warga di daerah tempat kita tinggal, jika saat ini kita adalah bagian dari masyarakat Indonesia, jika saat ini kita adalah seorang karyawan, jika saat ini kita adalah seorang pengusaha, atau jika saat ini kita adalah seorang mahasiswa, maka lakukankah peran kita itu dengan sebaik mungkin. Itulah misi. Akan menjadi apa kita nanti, maka itulah visi.

Sobat, para sahabat Rasulullah saw ketika mereka selesai dari perkumpulan (liqo’at) mereka, surga dan neraka seolah-olah ada di depan mata mereka. Itulah proses penguatan. Misi kita perlu senantiasa diperkuat. Maka, jadikanlah rumah kita sebagai surga (visi), agar misi kita senantiasa semakin kuat.

Sobat yang Allah cintai, agar kita optimal dalam melakukan peran kita, maka perbesarlah wadah. Semakin besar wadah, semakin banyak kemungkinan yang kita dapatkan. Nyampe ga maksud dari kalimat ini…??? Hheee… Begini maksudnya, memperbesar wadah itu berbanding lurus dengan keimanan kita. Kita tahu betul bukan bahwa Allah Maha baik, Allah Maha pengasih, Allah Maha pemberi terbaik..?! maka perbesarlah wadah dengan berbuat baik, karena dengan berbuat baik Allah akan membalas kebaikan kita, ntah itu dengan memberikan jalan keluar dari setiap persoalan hidup kita, atau dengan caraNya yang lain. Perbesarlah wadah dengan berdoa untuk orang-orang disekeliling kita, karena doa itu akan kembali kepada kita. Dengan memperbesar wadah, kesempatan yang Allah berikan kepada kita akan lebih banyak lagi… 

You are the creator of your own

Wake up….!!!

Always act like you are wearing an invisible own


Sobat, menurut hasil penelitian, rata-rata usia manusia 69,4 tahun. Tapi masalahnya adalah banyak orang yang tidak mencapai hingga usia tersebut. Lihatlah Rosulullah dan para sahabat, walau mereka telah tiada, tapi mereka seolah-oleh tetap hidup hingga saat ini. Lihatlah Jendral Soedirman, walau meninggal di usia muda (34 tahun), tapi usianya melebihi usia biologisnya. Tidakkah kita ingin seperti itu…???

Kematian semakin dekat seiring dengan terus bertambahnya hari2 yang kita lalui.

So, what have we done…???

Bangsa ini memerlukan sentuhan dakwah untuk menghadirkan taman firdaus di nusantara. Sungguh indah bukan kalimat itu…?! Sentuhan dakwah untuk menghadirkan taman firdaus di Indonesia (hhh….meleleh rasanya hati ini….). Tapi sobat, agar itu bisa tercapai, maka bagaimana caranya agar penghuninya juga harus layak. The key is Alquran. Pelajari Alquran.
Inna lil muttaqiina mafaza….
Innal abroro lafi na’im…

Sobat, mari kita letakkan diri kita tidak hanya untuk diri kita sendiri, tapi juga untuk orang lain. Karena kita adalah actor/aktris dari kehidupan kita.

Pantaskanlah diri kita untuk menjadi ahlul jannah. Tidakkah surga begitu menggiurkan….??? Tidakkah kita ingin bertemu dengan Dia yang mnciptakan kita, dengan Dia yang memelihara kita, dengan Dia yang selalu baik pada kita, dengan Dia yang mencintai kita….???? Tidakkah kita merindukanNya…???

Berapa banyak orang kaya tapi bermental orang miskin dan berapa banyak orang miskin yang bermental orang kaya. Maka, jika kita ingin menjadi orang kaya, persiapkanlah mental orang kaya yang sesungguhnya.

Bukan posisi, tapi PERAN…!!! Tanamlah kebaikan, karena kebaikan itu memerlukan prolog kebaikan What have you done……???????

Semoga bermanfaat…

Oleh : Pak R. Agung Wibowo, dengan sedikit tambahan
Edited by : Elsa Dwi Juliana

Rabu, 26 Juni 2013

Assalamu'alaykum.... hhuufffttt...lama ga buka blog ne... Ceritanya mau mulai aktif ngeblog lagi sekarang. semoga postingan yang akan disampaikan adalah postingan yang bermanfaat. akhir-akhir ini saya cukup banyak belajar dari hidup dan cukup benyak mengalami kejadian berharga. penasaran....???? InsyaAllah segera saya sampaikan di blog ini... hheee... :) oke sobat, saling mendoakan ya,,, semoga hari2 yang kita lalui adalah hari yang manfaat dan tidak pernah sia2...

Kamis, 29 November 2012

Rabu, 28 November 2012

Allah Knows

Allah Knows
Zain Bhika and Dawud Wharnsby Ali

 When you feel all alone in this world
 And there’s nobody to count your tears
 Just remember no matter where you are
 Allah knows, Allah knows.

 When you’re carrying a monster load
 And you wonder how far you can go
 With every step on that road you take
 Allah knows, Allah knows.

 Chorus:
 (Cause) No matter what, inside or out
 There’s one thing of which there’s no doubt
 Allah knows, Allah knows.

 And whatever lies in the heavens and the Earth
 Every star in this whole universe
 Allah knows, Allah knows.

 When you find that special someone
 Feel your whole life has barely begun
 You can walk on the moon shout it to everyone
 Allah knows, Allah knows.

 When you gaze with love in your eyes
 Catch your glimpse of paradise
 And you see your child take the first breath of life
 Allah knows, Allah knows.

 Chorus
 When you lose someone close to your heart
 See your whole world fall apart
 And you try to go on but it seems so hard
 Allah knows, Allah knows.

 See we all have a path to choose
 Through the valleys and hills we go
 With the ups and the downs never fret never frown
 Allah knows, Allah knows.

 Chorus 2x
 Every grain of sands in every desert plants
 He knows…
 Every sheet of palm, every closed hand
 He knows…
 Every sparkling tear on every eye lash
 He knows…
 Every thought I had and every word I share
 He knows…
 Allah knows…